Kata Mutiara Hari Ini

Sukses itu satu hal yang gak bisa kita dapatkan secara "Tunai".
Kita hanya bisa membayarnya dengan cara mencicil dan melakukannya setiap hari, terus menerus...

Selasa, 08 Februari 2011

Ambil Langkah Kecil





Ada perumpamaan, ”Sebuah perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah”. Seandainya kita ingin memulai sebuah usaha atau apapun mulailah dari langkah kecil bukan dengan lompatan  besar kedepan tapi  tidak sedikit orang yang langsung memulai usaha dengan lompatan besar ke depan, ya itu sih tidak mengapa, asal sudah tahu dengan resiko dari langkah besar tersebut. Mungkin jika diawali dengan lompatan besar pemisalannya seperti seseorang  yang ingin menurunkan berat badannya 10kg. 

Mereka mulai dengan diet ketat, berlatih dipusat kebugaran selama berjam-jam dan jogging sejauh 20 km , huh capenya…. Kegiatan ini mungkin berjalan selama beberapa minggu kemudian mereka kembali ke kebiasaan awal. Karena mungkin mereka mulai merasa sakit, bosan serta rasa lapar yang mengikis semangat. 

Nah dari pada sahabat mengambil “Langkah besar ke Depan” mendingan ambil langkah kecil ke depan sebagai pembiasaan untuk pembentukan mental pengusaha.
Keberhasilan finansial jangka panjang tidak diukur dengan berapa besar langkah Sahabat. Keberhasilan jangka panjang diukur dengan jumlah langkah yang Sahabat ambil, arah yang Sahabat tuju dan jumlah tahun yang Sahabat habiskan.


Nah gimana hayo Caranya Makan Gajah???wah massa makan Gajah…
Jawabannya ya, ” Sedekit Demi Sedikit Kita Memakannya”. Dan itulah yang Sahabat lakukan saat mengalami kesulitan menghadapi begitu banyak hal yang mungkin harus Sahabat pelajari dalam perjalanan menjadi seorang pengusaha . Bersikap baiklah pada diri sendiri dan sahabat harus menyadari transisi dari seorang pekerja menjadi seorang pengusaha tidak hanya melibatkan unsur mental tapi juga melibatkan unsur emosi. Setelah Sahabat mengambil langkah kecil misal selama enam bulan sampai setahun , Sahabat siap berlanjut untuk berjalan sebelum berlari. 


Dengan kata lain, Sahabat mulai dengan 
Langkah kecil,menuju Berjalan dan kemudian Berlari,yeah….
Itulah jalur yang aman untuk kita bisa memulai sebuah usaha. Ya kalau Sahabat tidak suka jalur ini coba aja lakukan apa yang  dilakukan jutaan orang yang ingin menjadi kaya dengan cepat dan mudah,yaitu membeli karcis lotre .Siapa tahu???Sahabat beruntungJhehe…..

Semoga bermanfaat

Senin, 07 Februari 2011

Kenapa Muslim Harus Kaya???




Selaku umat Muslim menjadi kaya itu sebuah keharusan tapi terkadang ada penolakan dalam mental diri entah itu katanya, ah orang kaya itu sombong,orang kaya itu pelit, orang kaya itu lama dihisabnya dan alasan lainnya yang menjadi salah satu citra seorang kaya itu buruk dimata orang kebanyakan,semoga sahabat bukan dalam golongan ini ya, yang itu menjadi salah satu mental penghalang. Mungkin itu disebakan  karena bibit-bibit kemiskinan itu memang sudah ada dalam diri kita, ada dalam lingkungan kita. Yuk, mari sahabat semua kita perbaiki mindset kita terhadap kekayaan. 

Karna itulah umat Muslim harus kaya, kita simak beberapa alasan kenapa  Seorang Muslim harus kaya menurut Islam:


1.Karena harta itu tulang punggung kehidupan.

Makanya kalau orang punya harta punggungnya tegap-tegap semua karena mereka punya uang. Berbeda sebalik nya kalau orang gak punya harta biasanya punggungnya rada bungkuk sedikit karna tidak pede ya karna gak punya duit.

Allah SWT mengatakan”Janganlah kamu berikan harta-harta kamu kepada orang-orang bodoh)orang –orang yang gak sehat akalnya) yaitu harta yang telah Allah jadikan kamu sebagai yang membuat punggung tegap”. Jadi, hidup kita tidak norlmal begitu kita tidak punya uang,..betul tidak??. Kita pasti punya banyak masalah begitu tidak punya uang.

2.Peredaran uang itu indikator keshalehan atau keburukan sebuah masyarakat.

Kalau uang itu beredar lebih banyak dikalangan orang-orang baik/shaleh maka itu indikasi masyarakat itu sehat tapi sebaliknya jika uang itu lebih banyak beredar dikalangan orang-orang buruk/jahat maka itu indikasi masyarakat itu buruk. Coba bayangkan kalo di Indonesia ini uang banya dimiliki oleh orang-orang yang jahat pasti uang nya banyak digunakan untuk sebuah kemungkaran bahkan digunakan untuk memerangi kebaikan beda sebaliknya kalau uang banyak dimiliki oleh kalangan yang shaleh, uang itu pasti banyak digunakan kepada kebaikan. Maka dari itu menjadi kaya bagi seorang Muslim adalah sebuah keharusan untuk mengembalikan keseimbangan sosial kehidupan ditengah-tengah masyarakat.
Rasulullah mengatakan” Sebaik-baiknya uang itu adalah uang yang beredar di tangan orang –orang shaleh”

3.Terlalu banyaknya perintah syariah yang hanya kita bisa dilaksanakan dengan uang. 

Kita lihat saja 5 rukun Islam. Diantara yang tidak pakai uang yaitu syahadat,sholat, puasa. Sementara zakat dan haji pakai uang. Misal 200ribu orang umat Islam Indonesia tiap tahun pergi haji. Rata-rata mengeluarkan 5000 dollar, coba bayangkan berapa banyak uang yang beredar hanya untuk melaksanakan satu ibadah saja. Belum lagi jihad. Kita tidak bisa berjihad kecuali dengan uang. Kita di Indonesia ingin berjihad ke Palestina, disana sudah tidak perlu tenaga kita disana sudah cukup. Rasul mengatakan , ”Siapa yang menyiapkan seorang bertempur maka dia juga sudah mendapat pahala perang”. Belum lagi sedekah,. Eh ya ada lho kebiasaan Nabi yang jarang kita ketahuai yaitu, ”Afsussalam wa ath’imu tho’am”. Sering-seringlah kalian mentraktir kawan-kawan kalian, jadi tradisi mentraktir itu kebiasaaan Nabi bukan gaya dari barat .

4.Karena harta itu adalah hal-hal yang dibanggakan oleh manusia sehingga menentukan strata sosial.

Menurut pengalaman salah satu Ustadz  kalau kita ingin bertemu seorang direktur di Jerman, begitu kamu parkir sekretarisnya menengok apa mobilnya Mercy apa bukan, kalu bukan nanti sekretarisnya bilang direkturnya gak ada kalau pakai Mercy disambut baik-baik oleh mereka. Katanya Mercy ini wajib disini Itu hal-hal yang dibanggakan oleh manusia dan itu berkali-kali disebutkan dalam Qur’an maka dari itu sebagai Muslim kita ingin didengar apalagi seorang da’i perlu wibawa didepan orang. Nah,kalau tidak punya uang seringkali jarang didengar oleh orang, betul tidak??

Coba aja kita lihat yang sedang marak dihukum Indonesia ini mengenai keadilan, Kalo tersangka itu orang kaya itu susah untuk dijeratnya tapi coba kalo orang miskin maling ayam habis itu digebukin orang. Oh ya Ulama-ulama kita juga meriwayatkan bahwa ternyata diantara hal-hal yang disenangi oleh wanita kepada laki-laki salah satunya adalah uangnya J. Dan kepemimpinan itu  diberikan kepada laki-laki salah satu sebabnya karena kewajiban memberikan nafkah

5.Harta itu salah satu sebab yang bisa membuat orang bisa bahagia didunia.

ada kata yang bernada,”biar miskin asal bahagia kita balik jadi biar kaya asal bahagia,...
Rasulullah Saw realistis sekali bahwa diantara yang bisa bikin kita bahagia itu, pertama, istri yang sholehah, kedua rumah yang luas, ketiga kendaraan yang nyaman, ke empat tetangga yang baik. Menurut Syeikh Qordlowy yang disebut rumah luas itu punya kamar minimal 6 kamar. Satu kamar untuk suami istri, satu kamar untuk anak laki-laki, satu kamar untuk anak perempuan,dua buah kamar untuk saudara yang menginap,satu kamar untuk pembantu itu belum termasuk mushala,perpustakaan, dapur ruang makan,runagn tamu,..wah luas ya…:)

Walau sekarang keadaan diatas belum kita miliki kita harus senantiasa untuk meraihnya agar selaku Muslim kita bisa beramal sebanyak-banyaknya,….

Wallahu’alam.


Minggu, 06 Februari 2011

MUDAH MELAKUKAN APA YANG DILAKUKAN ORANG KAYA





Artikel ini saya kutip dari buku Robert T.Kiyosaki yang berjudul Qashflow Quadrant, seru baca buku ini banyak pemikiran baru yang mencerahkan salah satunya yang akan kita bahas kali ini dan cermati maknanya dengan bijaksana. Menurut Om Kiyosaki melakukan apa yang dilakukan orang kaya itu mudah,ehm…m.., apa benar??yap benar katanya. 


Salah satu alasan begitu banyak orang kaya raya tidak berprestasi bagus di sekolah adalah karena tahap”melakukan” dari proses menjadi kaya raya adalah sederhana. Anda tidak perlu bersekolah untuk menjadi kaya tentunya bersekolah tetap penting ok!. So pasti tahap”melakukan” dalam proses menjadi kaya rasa bukanlah ilmu pengetahuan roket yang dapat dicapai atau dimiliki secepat kilat butuh proses bro..


Om Kiyosaki juga menyarankan sebuah buku yang klasik yang anda perlu baca: Berpikir dan Menjadi Kaya oleh Napolean Hill. Mengapa ”Berpikir dan Menjadi Kaya” dan bukan “Kerja Keras dan Menjadi Kaya” atau “Cari Kerja dan Menjadi Kaya”. Kenyataanya, orang yang bekerja paling keras pada akhirnya tidak menjadi kaya, tidak cukup hanya sekedar kerja keras tapi Anda juga perlu”berpikir”. Salah satu aset besar orang kaya adalah cara ‘berpikir’ mereka yang beda dari orang kebanyakan orang. Kita lihat Aja para pengusaha terkenal di Indonesia seperti Om Bob Sadino yang terkenal dengan gaya nyentrik  dan celana pendeknya ,ada juga Purdi E Chandra dengan berpikir dan bisnis “gilanya” dan banyak lainnya .


Apa yang harus kita lakukan untuk menjadi seorang pengusaha?Bukan apa yang kita ‘lakukan’ yang perlu diubah melainkan pertama-tama yang perlu kita ubah adalah caramu ‘berpikir’.Oh begitu ya???  Dengan kata lain, ‘menjadi’ pribadi yag diperlukan untuk ‘melakukan’ apa yang harus dilakukan. Dan Ternyata

 Rumus MUDAH MELAKUKAN APA YANG DILAKUKAN ORANG KAYA  :

MENJADI------------MELAKUKAN-----------MEMPUNYAI

Tujuan dari target kita itu adalah tahap ‘mempunyai. Misal tujuan kita ingin punya tubuh yang indah. Nah biasanya begitu orang mengetahui apa yang ingin mereka punyai mereka mulai membuat daftar apa yang harus mereka harus lakukan. Itu sebabyna orang mempunyai daftar ‘Yang Harus Dilakukan”. Mereka menentukan tujuan mereka dan mulai ’melakukan’. Sebagian besar orang jika ingin punya tubuh bagus adalah melakukan diet dan pergi ke tempat kebugaran. Hal ini berlangsung beberapa minggu dan sebagian besar kembali ke cara makan yang lama,betul tidak bro??... 


Inilah contoh ’melakukan’ bukan ’menjadi’ . Yang penting bukanlah dietnya, yang penting adalah kau harus menjadi siapa untuk biasa menjalani diet. Mereka memusatkan perhatian pada apa yang harus mereka lakukan bukannya pada pribadi macam apa yang harus di bentuk.

Kalau masih berpikir serta punya keyakinan dan pemikiran orang miskin atau orang kelas menengah dan kemudian melakukan apa yang dilakukan orang kaya (biasanya orang ini ingin kelihatan keren doang he ,...he) mereka pada akhirnya akan tetap memiliki apa yang dimiliki orang miskin dan kelas menengah.
Menjadi---Melakukan---Mempunyai,gimana mulia masuk akal kan??so, The first change of thinking


Semoga bermanfaat
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...